oleh

Jumpa Pers, Herman HN dan Eva Dwiana Kenakan Gelang Couple

BANDAR LAMPUNG, Saibetik.com – Tak tahan dengan isu keretakan rumah tangga, pasangan Herman HN dan Eva Dwiana akhirnya menggelar konferensi pers, di restoran Golden Dragon, Graha Wangsa Bandar Lampung, Senin (24/1/2022).

Dalam kesempatan ini, Ketua DPW NasDem Lampung Herman HN dan istrinya Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana kompak mengenakan gelang couple. Kedua pasangan ini juga malu-malu menunjukan kemesraan dihadapan publik pers.

Kepada wartawan, Herman HN mengatakan bahwa hubungan dirinya dengan istri dan anak-anak masih harmonis.

“Bahwa Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, dengan suaminya Herman HN baik-baik saja tidak ada yang berubah. Masih sama seperti dulu. Masa harus ditunjukan ke orang-orang kalau mesra,” kata Herman HN.

Herman HN membuka kebiasaan Eva Dwiana setiap pagi, yakni selalu menyalami suaminya jika hendak pergi bekerja.

“Setiap pagi disalami, kalau ada apa-apa nggak mungkin mau dicium. Apalagi, saya tidak pernah mengajarkan istri saya bermacam-macam. Kalau keluar rumah, kemana saja, saya ingatkan baca ayat Al-quran. Agar pikirannya selalu bisa lebih baik,” ungkapnya.

Meski mengaku marah nama istrinya dicemari dengan isu tidak sedap di media sosial, namun Herman HN belum mau menempuh jalur hukum dan akan mencari penyebar isu opini publik.

“Nama baik diinjak-injak, kalau pi’il nya Lampung mati pun jadi. Namun karena nggak dijelaskan namanya, saya nggak bisa berbuat banyak. Allah maha tau, maha benar. Jangan main-main, nanti ada balasan dari Allah. Allah nggak tidur,” ungkapnya.

Diungkapkan Herman HN, jika ia dan istrinya selalu menghabiskan waktu bersama di Rumah Dinas Wali Kota saat tidak bekerja.

“Tanya ajudan aja, di rumah dinas terus saya. Kalau di rumah sendiri, saya berdua istri saya. Tapi siang ya saya keluar, karena saya kepala rumah tangga, nyari nafkah. Apalagi saya kepala partai,” jelas Herman HN.

Pria yang pernah menjabat Wali Kota Bandar Lampung dua periode ini juga menyampaikan jika tidak pernah ikut campur dalam urusan mengelola ASN dan Kota Bandar Lampung, agar istrinya bisa mandiri.

“Kalau istri saya dinas, saya nggak ikut campur. Saya tidak ikut ngatur-ngatur jabatan. Saua ingin istri saya bisa ngerti jadi pekerjaan Wali Kota,” tutupnya.

Laporan Siska Purnama

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed